Anggota Green Student Movement (GSM) Desak Pemerintah Untuk Tegas Menghadapi Polemik Batu Bara di Jambi

Avatar

- Redaksi

Jumat, 2 Agustus 2024 - 02:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi – Hiruk pikuk batu bara di jambi memang selalu menjadi sorotan masyarakat jambi, karena batu bara menjadi polemik masyarakat dari mulai kemacetan di jalur darat, sampai banyak merenggut nyawa dari warga sampai mahasiswa yang menjadi korbannya.

 

Belum lagi ketika batu bara dialihkan melalui sungai batanghari yang menyebabkan banyak kapal tongkang batu bara yang menabrak jembatan-jembatan yang di laluinya, banyak kerugian yang dialami dari insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Apa lagi kita melihat kebijakan yang di ambil pemerintah hari ini terkesan “Mencla-Mencle” dari mulai menyetop lalu lintas batu bara di darat untuk hari-hari besar dan membolehkan kembali setelahnya, sampai memprogreskan jalan khusus yang belum ada jalan terangnya sampai saat ini, dan terakhir Januari 2024 di alihkan ke jalur sungai.

 

 

Silvi Dia Hernita yang kerap di sapa Nimbo anggota Green Student Movement (GSM) Walhi Jambi, menyatakan bahwa tidak ada jalur yang benar-benar efektif untuk transportasi batu bara di Jambi. “Jika kita melihat batu bara melewati jalur darat, terjadi kemacetan lalu lintas bahkan kecelakaan,” ujarnya. Menurutnya, jalur sungai pun tidak lebih baik, dengan insiden-insiden seperti tongkang batu bara yang menabrak tiang jembatan dan merusak ekosistem sungai ketika serpihan batu bara itu jatuh ke sungai batanghari.

 

 

Nimbo mengusulkan agar jalur khusus batu bara menjadi prioritas pemerintah, karena untuk meminimalisir insiden-insiden yang sudah sering terjadi. “Setidaknya untuk tidak merugikan masyarakat dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lebih baik melewati jalur khusus,” ujarnya.

 

Realita di lapangan menunjukkan bahwa jalur khusus batu bara belum ada titik terangnya sampai saat ini. Ujar Nimbo “Tapi kenyataan sekarang bagaimana proses jalur khusus itu sendiri ? Sepertinya tidak ada progres sama sekali.” Ia berharap pemerintah hari ini harus tegas dan memberikan solusi yang kongkrit untuk jalur khusus ini.

Baca Juga :  Mimbar Bebas Aktivis Jambi Kritik penetapan Anggaran Proyek Multiyears Islamic Center dan Sport Center di saat Masyarakat Jambi sedang terpuruk

 

Radix News

Editor : Admin

Berita Terkait

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas
Warga Sumatra Mendorong Transformasi Polri: Penguatan Semangat ‘Presisi’ Menuju Institusi yang Lebih Humanis
Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan
“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum
Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi
Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik
Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WIB

GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:59 WIB

Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terbaru