“Aksi Demonstrasi Darurat Pendidikan Jambi: Momentum Hardiknas, Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Perubahan”

Avatar

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: GEMAKOJA (Gerakan Mahasiswa Kota Jambi)

RADIXNEWS, JAMBI – 04 Mei 2026 Gerakan Mahasiswa Kota Jambi (GEMAKOJA) melaksanakan aksi demonstrasi di kantor DPRD Provinsi Jambi dan Kantor Gubernur Jambi sebagai bentuk keprihatinan sekaligus protes terhadap kondisi pendidikan di Provinsi Jambi yang dinilai semakin memprihatinkan.

 

Aksi ini berangkat dari momentum Hari Pendidikan Nasional yang seharusnya menjadi refleksi bagi pemerintah dalam memperbaiki kualitas dan pemerataan pendidikan. Namun, bagi GEMAKOJA, momentum tersebut justru menunjukkan masih adanya berbagai persoalan mendasar dalam sektor pendidikan yang belum terselesaikan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Aksi yang diikuti oleh belasan mahasiswa ini juga bertepatan dengan Hari Buruh Internasional sebagai bentuk solidaritas terhadap isu keadilan sosial, termasuk dalam sektor pendidikan.

Aksi Teatrikal: Simbol “Kematian Pendidikan”

Salah satu momen yang mencuri perhatian dalam aksi tersebut adalah penampilan teatrikal yang menggambarkan “kematian pendidikan”.

 

Dalam aksi tersebut, salah seorang anggota demonstran berbaring di atas kain dengan taburan bunga di sekitarnya. Adegan ini menjadi simbol keprihatinan mendalam terhadap kondisi pendidikan yang dinilai semakin terpinggirkan akibat ketimpangan kebijakan, lemahnya pengawasan anggaran, serta kurangnya keberpihakan terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Sorot Ketimpangan dan Realitas di Lapangan

Dalam orasinya, Ketua Umum GEMAKOJA, M. Wanda Ramadani, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi nyata yang terjadi di lapangan.

Ia menyoroti kondisi siswa di SD 157 Bukit Berantai, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, yang terpaksa menyeberangi sungai dengan cara berenang akibat jembatan yang putus dan belum diperbaiki.

“Bagaimana mungkin kita berbicara tentang kemajuan pendidikan, jika masih ada anak-anak yang harus mempertaruhkan keselamatannya hanya untuk pergi ke sekolah,” ujar M. Wanda Ramadani dalam orasinya.

Selain itu, ia juga menyinggung peristiwa tragis di Nusa Tenggara Timur, di mana seorang anak usia 10 tahun meninggal dunia setelah mengalami tekanan akibat keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasar pendidikan seperti alat tulis dan buku.

Baca Juga :  Le Mur invisible | [EPUB, PDF, eBooks]

“Kami tidak ingin tragedi seperti itu terjadi di Jambi. Negara harus hadir, memastikan setiap anak bisa sekolah dengan aman dan layak,” tegasnya.

Sorot Korupsi Pendidikan dan Kritik Kebijakan

Koordinator Lapangan Aksi, Hanif Ibnu Koyim, dalam orasinya menyoroti kondisi tata kelola pemerintahan di sektor pendidikan yang dinilai bermasalah.

 

Ia menyampaikan bahwa berbagai persoalan yang muncul, termasuk dugaan penyalahgunaan anggaran pendidikan, mencerminkan lemahnya integritas dan pengawasan dalam pengelolaan kebijakan publik.

 

“Kita melihat bagaimana tata kelola pemerintahan di sektor pendidikan masih jauh dari harapan. Dugaan penyalahgunaan anggaran pendidikan ini adalah cermin bahwa sistem pengawasan dan integritas masih perlu diperbaiki secara serius,” tegas Hanif Ibnu Koyim.

Desak Penuntasan Kasus Dugaan Korupsi DAK

Sementara itu, Koordinator Umum Aksi, M. Agung Bafadhal, dalam orasinya menyoroti dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) di sektor pendidikan yang mencederai kepercayaan publik.

Berdasarkan informasi yang berkembang, Polda Jambi telah melakukan penahanan terhadap sejumlah pihak, termasuk mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi berinisial VHP, serta pihak lain berinisial B dan D.

M. Agung Bafadhal mendesak agar proses hukum dilakukan secara transparan, menyeluruh, dan tanpa tebang pilih.

“Momentum Hardiknas seharusnya menjadi refleksi perbaikan, bukan diwarnai dengan persoalan korupsi yang justru merusak masa depan pendidikan,” tegasnya.

Tuntutan Aksi GEMAKOJA

Dalam aksi demonstrasi tersebut, GEMAKOJA menyampaikan tuntutan sebagai berikut:

1. Mendesak pemerintah untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama melalui pemerataan fasilitas dan peningkatan kualitas pembelajaran.

2. Mendorong penegakan hukum yang tegas dan transparan terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi sektor pendidikan.

3. Menolak segala bentuk kebijakan yang berpotensi mengganggu independensi kampus, termasuk masuknya program SPPG ke lingkungan kampus.

Baca Juga :  Köpek Kalbi - PDF Dosya İndir

4. Mendesak evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tepat sasaran dan tidak membebani anggaran pendidikan.

Penutup

Aksi demonstrasi ini merupakan bentuk refleksi kritis mahasiswa dalam momentum Hari Pendidikan Nasional sekaligus komitmen untuk terus mengawal kebijakan publik.

GEMAKOJA menegaskan bahwa mahasiswa akan terus bergerak hingga ada langkah nyata dari pemerintah dalam memastikan pendidikan yang adil, merata, dan berpihak kepada rakyat.

Gerakan Mahasiswa Kota Jambi (GEMAKOJA)

Editor : ADMIN

Berita Terkait

Kades Pintas Tuo Usulkan Status Jalan Provinsi Jadi Nasional Demi Selamatkan Akses Muara Tabir
Soroti Maraknya Peredaran Rokok Ilegal yang Rugikan Negara dan Ancam Kesehatan Publik, ISMEI WILAYAH 1 Akan Lakukan Aksi Demonstrasi Menuntut Kakanwil Bea Cukai Sumut untuk Mundur
PLT direktur PT Siginjai Sakti Terlelap tidur : Saya hanya terpejam 5 Detik.
Jambi Tanpa Pelabuhan Utama: Daerah Kaya yang Terisolasi oleh Kebijakan Kepemimpinan Yang Gagal
AKTIVIS FAUZAN HIMBAU NASABAH TETAP KOMPAK, JANGAN TERPECAH DALAM PERJUANGAN
Skandal Dugaan Oknum HR Mengguncang Bank Mandiri: Desakan Audit Total dan Pencopotan Kepala Cabang Muara Tabir
DUGAAN SKANDAL FEE ANGGARAN REVITALISASI PAUD DAN SD DISDIK TANJUNG JABUNG TIMUR : PRATIK TERORGANISIR YANG MENGGURITA
WAKIL KETUA KOMISI IV DPRD KOTA JAMBI, FAHRUL ILMI MINTA PEMKOT JAMBI BENAHI SAMPAH DAN MENJALAKAN PERDA NO 5 TAHUN 2020

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:36 WIB

“Aksi Demonstrasi Darurat Pendidikan Jambi: Momentum Hardiknas, Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Perubahan”

Senin, 27 April 2026 - 19:20 WIB

Kades Pintas Tuo Usulkan Status Jalan Provinsi Jadi Nasional Demi Selamatkan Akses Muara Tabir

Minggu, 26 April 2026 - 19:55 WIB

Soroti Maraknya Peredaran Rokok Ilegal yang Rugikan Negara dan Ancam Kesehatan Publik, ISMEI WILAYAH 1 Akan Lakukan Aksi Demonstrasi Menuntut Kakanwil Bea Cukai Sumut untuk Mundur

Jumat, 24 April 2026 - 11:18 WIB

PLT direktur PT Siginjai Sakti Terlelap tidur : Saya hanya terpejam 5 Detik.

Kamis, 23 April 2026 - 22:49 WIB

Jambi Tanpa Pelabuhan Utama: Daerah Kaya yang Terisolasi oleh Kebijakan Kepemimpinan Yang Gagal

Kamis, 23 April 2026 - 14:06 WIB

Skandal Dugaan Oknum HR Mengguncang Bank Mandiri: Desakan Audit Total dan Pencopotan Kepala Cabang Muara Tabir

Rabu, 22 April 2026 - 19:12 WIB

DUGAAN SKANDAL FEE ANGGARAN REVITALISASI PAUD DAN SD DISDIK TANJUNG JABUNG TIMUR : PRATIK TERORGANISIR YANG MENGGURITA

Selasa, 21 April 2026 - 17:45 WIB

WAKIL KETUA KOMISI IV DPRD KOTA JAMBI, FAHRUL ILMI MINTA PEMKOT JAMBI BENAHI SAMPAH DAN MENJALAKAN PERDA NO 5 TAHUN 2020

Berita Terbaru