Situasi Kondusif Pasca Insiden Kotak Suara Dirusak, Kapolda Jambi : Pelaku Menyerahkan Diri ke Polres Kerinci

Avatar

- Redaksi

Jumat, 29 November 2024 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Istimewa

Dok: Istimewa

RADIXNEWS, JAMBI – Pasca insiden terjadinya kotak suara saat Pilkada serentak dirusak dengan cara di bakar, Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Rusdi Hartono turun langsung memastikan situasi Kambtibmas kondusif di Kota Sungai Penuh, Kamis (28/11/24).

 

Turunnya orang nomor Satu di jajaran Kepolisian Daerah Jambi didampingi Dansat Brimob Polda Jambi Kombes Pol Nadi Chaidir, Ditreskrimum Kombes Pol DR Andri Ananta Yudistira dan disambut Kapolres Kerinci AKBP M Mujib.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Irjen Pol Rusdi Hartono memastikan bahwa situasi Kambtibmas tetap aman dan kondusif di Kota Sungai Penuh.

 

“ Untuk kejadian tersebut terjadi di 5 TPS yang ada di Kota Sungai Penuh yang mana saat ini kami dari aparat kepolisian telah menyelidiki kasus tersebut, dari 5 TPS ada 10 masyarakat yang terlibat dan tidak bertanggung jawab yang melakukan pengerusakan kotak suara, “ ujarnya.

 

Setelah dilakukan penyelidikan, terdapat keterlibatan 10 orang masyarakat, yang saat ini 1 orang telah menyerahkan diri ke Polres Kerinci dan 9 orang sedang dilakukan pengejaran.

 

Kapolda Jambi menegaskan akan terus melakukan upaya penegakan hukum guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kota Sungai Penuh.

 

” Pihak kepolisian telah menyiapkan tim khusus untuk menyelesaikan kasus pengerusakan terhadap 5 TPS di kota sungai penuh. Mudah-mudahan bisa segara kita tuntaskan,” lanjutnya.

 

Saat ini yang patut kita syukuri adalah situasi di Kota Sungai Penuh sampai ini situasi dan kondisinya aman, semoga bisa terus kita pertahankan sampai pilkada selesai di Sungai Penuh.

 

Lebih lanjut, Jenderal Bintang Dua tersebut menyebutkan untuk kotak suara yang dirusak di 5 TPS tersebut masih didiskusikan oleh penyelenggara Pemilu yaitu KPU, apakah nantinya PSU atau lainnya.

Baca Juga :  Kajari Jambi Terbitkan Surat Perintah Penahanan, Ko Apex Dititipkan ke Lapas Kelas IIA Jambi

 

“ Tentunya ini menjadi pelajaran bagi aparat keamanan untuk proses selanjutnya saat Pleno dengan mempertebal pengamanan sehingga kejadian seperti ini tidak kembali terjadi,” pungkas.

Editor : Admin

Berita Terkait

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas
Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan
“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum
Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi
Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”
GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR
Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WIB

GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:59 WIB

Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terbaru