Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi

Avatar

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DOK: M. AGUNG BAFADHAL Founder Komunitas Ruang Benalar

RADIXNEWS, JAMBI – Kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan di Provinsi Jambi kembali menjadi sorotan publik. Beberapa pejabat Dinas Pendidikan Provinsi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jambi, sementara proses persidangan sedang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jambi. Dugaan penyimpangan pada pengadaan alat praktik SMK bernilai miliaran rupiah bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga ujian serius bagi tata kelola dan transparansi anggaran pendidikan di provinsi.

Dana DAK pendidikan seharusnya menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Namun dugaan penyalahgunaan ini memunculkan pertanyaan kritis: apakah sistem pengawasan internal pemerintah provinsi berjalan efektif, atau justru membiarkan celah penyimpangan terjadi sebelum aparat penegak hukum turun tangan?

Di tengah sorotan ini, M Agung Bafadhal, founder komunitas Ruang Bernalar, menegaskan:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kasus DAK pendidikan bukan hanya persoalan hukum semata. Ini adalah ujian nyata bagi integritas sistem dan kepemimpinan provinsi. Transparansi, audit terbuka, dan perbaikan pengawasan harus menjadi prioritas, agar dana pendidikan kembali menjadi hak dan harapan bagi generasi muda Jambi.”

Di sinilah peran kepemimpinan menjadi penting. Dinas Pendidikan Provinsi berada di bawah koordinasi Pemerintah Provinsi. Secara hukum, tanggung jawab bisa bersifat individual, tetapi secara politik

dan administratif, tanggung jawab bersifat struktural—dan berpuncak pada Gubernur Provinsi Jambi, Al Haris.

Kritik terhadap kepemimpinan bukan sekadar menyoroti kasus hukum, tetapi menekankan uji integritas sistem : apakah mekanisme audit dan monitoring berfungsi, apakah transparansi pengadaan cukup terbuka, dan apakah reformasi birokrasi dijalankan dengan serius?

Kasus DAK pendidikan ini menegaskan satu hal: kualitas kepemimpinan diukur bukan hanya dari seberapa banyak program dijalankan, tetapi seberapa kuat sistem yang dijaga. Publik menanti langkah konkret: audit menyeluruh, keterbukaan data, dan perbaikan tata kelola anggaran pendidikan. Keberanian gubernur dalam memperbaiki sistem akan menentukan apakah periode kepemimpinannya dikenang sebagai era reformasi atau sekadar retorika birokrasi.

Baca Juga :  Guida strategica all'automazione industriale: Strategie avanzate per ottimizzare l'uso di HMI e PLC nei sistemi di automazione industriale. | Scaricare PDF

Editor : ADMIN

Berita Terkait

Rangga H. Wibowo: Polemik DAK dan Peristiwa Bank 9 Jambi, Alarm Bagi Pemerintahan Daerah
Sikap Tegas DEMA-PTKIN Se-Indonesia: Kawal Kasus Kecelakaan Kerja dan Kerusakan Lingkungan PT AJC ke Jalur Hukum!
Dugaan pungli fee 10% dinas pendidikan kab Sarolangun menjadi perhatian publik.
Arby Tya Aprilianif Surahman Serukan “Sinergi Sipil Nasional”: Rakyat Harus Bersatu mengawal kebijakan Pemerintah
KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas
Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan
“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:33 WIB

Rangga H. Wibowo: Polemik DAK dan Peristiwa Bank 9 Jambi, Alarm Bagi Pemerintahan Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 - 02:54 WIB

Sikap Tegas DEMA-PTKIN Se-Indonesia: Kawal Kasus Kecelakaan Kerja dan Kerusakan Lingkungan PT AJC ke Jalur Hukum!

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:03 WIB

Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Berita Terbaru