Kick Off HKSN 2024 Dimulai di Desa Talaga: Kolaborasi Mensos Saifullah Yusuf, Mendes Yandri, dan SMSI Pusat

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 21 Desember 2024 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Istimewa

Dok: Istimewa

RADIXNEWS, SERANG – Menteri Sosial RI Drs. H. Saifullah Yusuf bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto, serta Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus, mengawali peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2024 di Taman Firdaus, Desa Talaga, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Banten, pada Senin (16/12/2024).

 

Dalam kegiatan ini, kedua menteri bersama lebih dari 700 peserta, termasuk Tagana, pendamping desa, TNI, Polri, dan kader Posyandu, dan pilar-pilar sosial melakukan kerja bakti membersihkan sungai sepanjang satu kilometer. Sungai yang sebelumnya dipenuhi sampah kini tampak lebih bersih dan asri. Meski hujan sempat mengguyur, semangat para peserta tak surut hingga acara diakhiri dengan makan bersama.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Mensos: Gotong Royong Wujud Nyata Solidaritas Sosial

 

Dalam sambutannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) merupakan momentum penting untuk menunjukkan solidaritas sosial masyarakat.

 

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata solidaritas sosial kita. Dengan kerja bakti hari ini, kita memulai peringatan HKSN sekaligus memberikan contoh gotong royong untuk menciptakan lingkungan desa yang lebih baik,” ujar Saifullah Yusuf.

 

Mensos juga menyampaikan selamat kepada Gubernur Banten terpilih, Andra Sony, yang diharapkan mampu membawa provinsi ini semakin maju. Ia turut berterima kasih kepada Firdaus, Ketua Umum SMSI, atas perannya dalam mendukung penyelenggaraan acara di Taman Firdaus.

 

Mendes PDT: Desa Sebagai Fondasi Kesetiakawanan

 

Menteri Yandri Susanto menekankan pentingnya memulai HKSN dari desa, mengingat desa adalah fondasi pembangunan nasional.

 

“Ada 75.753 desa di Indonesia, banyak di antaranya rawan bencana. Dimulai dari Desa Talaga, kita berharap dapat meningkatkan kesejahteraan dan kesadaran sosial di desa-desa lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Come and Get It - (E-Book EPUB)

 

Ia juga memuji peran Firdaus sebagai sahabat dan inisiator yang menjadikan Desa Talaga sebagai lokasi strategis untuk Kick Off HKSN.

 

“Ini kegiatan luar biasa karena dimulai dari desa,” tambah Yandri.

 

Firdaus: SMSI Akan Terus Bermitra untuk Kemajuan Desa

 

Ketua Umum SMSI Firdaus menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran kedua menteri dalam kegiatan yang digagas SMSI ini. Ia menegaskan komitmen SMSI untuk terus bermitra dengan pemerintah dalam mendukung program-program sosial dan pembangunan desa.

 

“Kami berterima kasih atas respon positif dari kedua menteri. SMSI akan terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah demi suksesnya program sosial dan kemajuan desa,” ujar Firdaus, didampingi Sekjen Makali Kumar.

 

Momentum Penguatan Solidaritas

 

Kegiatan Kick Off HKSN 2024 di Taman Firdaus ini menjadi simbol dimulainya peringatan HKSN secara serentak di seluruh Indonesia. Dengan kolaborasi berbagai elemen masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk meningkatkan kesetiakawanan sosial dan memperkuat lingkungan yang lebih tangguh.

 

“Kick Off HKSN 2024 ini adalah langkah awal untuk menggerakkan seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan solidaritas sosial yang berkelanjutan,” tutup Yandri. (***)

Editor : Admin

Berita Terkait

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas
Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan
“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum
Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi
Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”
GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR
Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WIB

GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:59 WIB

Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terbaru