RADIX NEWS. Jambi Jumat, 29 Agustus 2025 – Suasana politik di Provinsi Jambi memanas. Gelombang massa dari berbagai kalangan masyarakat, mahasiswa, hingga aktivis dikabarkan akan turun ke jalan dalam waktu dekat. Aksi besar ini ditujukan langsung kepada Gubernur Jambi, yang dinilai gagal memenuhi janji-janji pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
Informasi yang beredar menyebutkan, aksi ini akan digelar di depan kantor gubernur dan Dprd Provinsi Jambi. diperkirakan melibatkan ribuan orang. Mereka menuntut transparansi, pemerataan pembangunan, serta penyelesaian berbagai persoalan krusial seperti jalan rusak, pengangguran, krisis ekonomi, hingga dugaan penyalahgunaan anggaran daerah.
“Kami sudah terlalu lama bersabar. Gubernur harus bertanggung jawab atas janji-janji yang tidak pernah ditepati. Jika pemerintah tutup mata, rakyat akan buka suara lebih keras!” tegas salah satu koordinator aksi saat diwawancarai, Kamis (28/8).
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Isu paling panas yang mendorong aksi ini adalah dugaan ambisi pembangunan yang hanya menguntungkan segelintir pihak, sementara kebutuhan dasar masyarakat diabaikan. Situasi ini membuat kepercayaan publik terhadap pemerintah provinsi kian merosot.
Tak hanya itu, massa juga berencana membawa spanduk dan poster bernada protes keras, bahkan kabarnya akan menyerahkan mosi tidak percaya kepada DPRD sebagai bentuk ultimatum politik terhadap kepemimpinan gubernur.
Pihak kepolisian mengaku sudah menerima pemberitahuan resmi terkait rencana aksi tersebut. Mereka menyatakan siap melakukan pengamanan agar aksi berjalan damai dan tidak menimbulkan kericuhan.
Masyarakat kini menunggu bagaimana respons Gubernur Jambi terhadap ancaman aksi besar ini. Jika tidak ada langkah serius, bukan tidak mungkin gelombang protes akan semakin membesar dan menjadi gerakan rakyat yang lebih luas.
Editor : Aansyah


