Pemenang Tender Jalan Jambi, Haji Andi, Disorot Publik: Riwayat Isu ‘Ketok Palu’ dan Transparansi Proyek

Avatar

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Gelombang kecurigaan publik kembali menguat setelah munculnya pemberitaan mengenai aktor-aktor lama yang pernah disebut dalam pusaran kasus “suap ketuk palu” RAPBD, kini kembali memenangkan tender proyek strategis — jalan nasional dengan nilai fantastis, Rp116 miliar.
Di tengah ingatan publik yang belum kering, kemenangan ini menimbulkan tanda tanya besar: apakah sistem kita benar-benar bersih, atau hanya terlihat bersih di permukaan?

Publik Tidak Bodoh — Pola Lama Terlihat Jelas

Ketika nama-nama yang pernah muncul dalam pusaran kasus masa lalu kembali muncul dalam proyek besar, wajar publik mencium aroma tak sedap.
Bukan menuduh — tetapi publik berhak curiga.
Hak bertanya tidak bisa dilarang. Hak meminta penjelasan tidak bisa dibungkam.

Dan pertanyaan terbesar hari ini adalah:

Kenapa proyek dengan nilai ratusan miliar kembali jatuh ke tangan lingkaran yang rekam jejak publiknya penuh kontroversi?

Ini bukan tuduhan. Ini panggilan akal sehat.



Negara Tidak Boleh Buta — Audit Harus Turun, Tanpa Kompromi

Agar tidak menjadi rumor liar, solusinya hanya satu: AUDIT TOTAL.
Bukan sekedar cek administrasi.
Bukan sekedar formalitas “uji kewajaran harga”.

Yang perlu diaudit:

1. Proses tender — apakah fair, bebas intervensi, bebas negosiasi gelap?
2. Dokumen penawaran — apakah ada kejanggalan harga satuan?
3. Histori hubungan perusahaan pemenang dengan pejabat daerah/penyelenggara?
4. Spesifikasi teknis — apakah harga sebanding dengan kualitas?
5. Integritas panitia lelang — apakah benar-benar independen?

Kalau proyek ini bersih, audit akan membuktikan.
Kalau ada yang tidak beres, audit adalah pintu pembongkarannya.



: Negara Tidak Boleh Jadi Penonton

Kita tidak bisa hanya diam dan menonton pola-pola lama kembali diputar.

Kita tidak menuduh siapa pun bersalah — karena itu urusan penegak hukum.
Tetapi kita berhak menuntut negara turun tangan, sebelum aroma busuk menjadi kenyataan.

Sudah terlalu banyak rakyat dirugikan oleh proyek yang hanya memperkaya segelintir orang.
Sudah terlalu sering jaringan lama kembali berbisnis seolah tidak pernah terjadi apa-apa.

Jika pemerintah serius dengan pemberantasan korupsi, inilah momentum pembuktian:
AUDIT PROYEK JALAN RP116 MILIAR.
SEKARANG. BUKAN BESOK.



Jangan Biarkan Uang Rakyat Dicuri dengan Cara yang Sama

Sebelum masyarakat kembali menjadi korban, sebelum jalan nasional berubah menjadi “jalan abal-abal dengan harga mentereng”, sebelum ada kerusakan yang ditangisi bertahun-tahun…

Audit proyek ini adalah kewajiban moral negara.

Rakyat hanya menuntut satu hal sederhana:

“Buktikan bahwa uang kami tidak dirampok lagi.”


Baca Juga :  Quelques minutes après minuit | [PDF, EPUB]

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas
Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan
“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum
Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi
Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”
GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR
Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WIB

GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:59 WIB

Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terbaru