Inspektorat Jambi Bungkam, Janji Serahkan Audit Kerugian Negara Kasus SPJ Fiktif Pinto Tak Kunjung Terwujud

Avatar

- Redaksi

Minggu, 14 Desember 2025 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Jambi — Inspektorat Provinsi Jambi hingga pertengahan Desember belum juga merealisasikan janjinya untuk menyerahkan hasil audit kerugian negara kepada Polda Jambi terkait dugaan kasus SPJ fiktif yang menyeret nama Pinto. Padahal, sebelumnya Inspektorat secara terbuka menyampaikan bahwa hasil audit akan rampung dan diserahkan pada Desember.

Namun, ketika sejumlah media melakukan konfirmasi terkait perkembangan audit tersebut, Inspektorat Provinsi Jambi justru memilih bungkam. Tidak ada penjelasan resmi yang diberikan kepada publik, baik terkait progres audit maupun alasan keterlambatan penyerahan hasil perhitungan kerugian negara.

Sikap diam ini menuai reaksi keras dari kalangan aktivis antikorupsi di Jambi. Fauzan Hasbi salah satu aktifis anti korupsi, menilai bungkamnya Inspektorat sebagai sinyal buruk terhadap komitmen penegakan hukum dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Fauzan menegaskan, audit kerugian negara merupakan elemen krusial dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi. Tanpa hasil audit tersebut, proses hukum di Polda Jambi berpotensi terhambat dan membuka ruang spekulasi publik adanya upaya perlindungan terhadap pihak tertentu.

“Inspektorat tidak boleh bersembunyi di balik alasan teknis. Mereka sudah berjanji ke publik bahwa audit selesai Desember. Jika hingga sekarang belum diserahkan dan malah bungkam saat dikonfirmasi media, patut diduga ada upaya mengulur waktu,” tegasnya.

Fauzan juga mendesak Polda Jambi untuk bersikap proaktif dan tidak menunggu terlalu lama hasil audit dari Inspektorat. Mereka meminta aparat penegak hukum membuka secara transparan perkembangan penanganan kasus SPJ fiktif tersebut kepada publik.

Selain itu, fauzan juga mengingatkan bahwa Inspektorat merupakan aparat pengawas internal pemerintah yang seharusnya bekerja independen dan profesional, bukan justru terkesan pasif saat publik menagih janji akuntabilitas.

“Jika Inspektorat terus bungkam, ini bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi sudah menyangkut kepercayaan publik. Gubernur Jambi juga harus turun tangan dan memastikan tidak ada intervensi dalam proses audit kerugian negara,” tambahnya.

Hingga rilis media ini disampaikan, Inspektorat Provinsi Jambi belum memberikan pernyataan resmi terkait keterlambatan penyerahan hasil audit kerugian negara kasus SPJ fiktif tersebut, sementara publik terus menunggu kepastian hukum dan langkah tegas penegak hukum.

Baca Juga :  I cinque re stellari : Libri Italiani

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas
Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan
“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum
Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi
Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”
GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR
Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WIB

GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:59 WIB

Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terbaru