Inspektorat Pastikan Akhir Desember Audit Kerugian Negara Kasus SPJ Fiktif Pinto Diserahkan ke Polda Jambi

Avatar

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI — Setelah berbulan-bulan menuaisorotan publik, Inspektorat Provinsi Jambi akhirnya memastikan hasil audit kerugian negara dalam kasus dugaan SPJ fiktif yang menyeret nama Pinto jaya negara (Anggota DPRD Provinsi Jambi) akan diserahkan kepada penyidik Polda Jambi pada akhir Desember.

Kepastian ini sekaligus menjadi jawaban atas desakan masyarakat yang menilai penanganan kasus tersebut cenderung lamban dan terkesan ditutup-tutupi.

Inspektorat menegaskan tidak ada alasan lagi untuk menunda penyerahan hasil audit, karena seluruh tahapan pemeriksaan hampir selesai.

Hasil audit tersebut akan menjadi kunci utama bagi aparat penegak hukum untuk menetapkan arah penindakan pidana, termasuk penetapan tersangka apabila unsur perbuatan melawan hukum terpenuhi.

Yang sebelumnya di ketahui di temukan potensi kerugian negara sebesar 652 Juta berdasarkan hasil audit investigatif sebagaimana yang yang di rilis oleh Dirkrimsus polda jambi pada beberapa bulan yang lalu saat menaikan status perkara naik ke Penyidikan.

“Inspektorat memastikan hasil audit kerugian negara diserahkan ke penyidik Polda Jambi paling lambat akhir Desember,” ungkap sumber internal Inspektorat

Kasus SPJ fiktif ini diduga melibatkan praktik manipulasi laporan pertanggungjawaban anggaran yang tidak sesuai dengan kegiatan faktual di lapangan.

Modus tersebut disinyalir menimbulkan kerugian keuangan negara yang tidak kecil, sekaligus mencederai prinsip akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Lambannya proses audit sebelumnya memicu kecurigaan publik adanya upaya tarik-menarik kepentingan serta potensi perlindungan terhadap pihak tertentu.

Fauzan aktivis antikorupsi bahkan menyebut Inspektorat berada di persimpangan jalan: berpihak pada hukum atau mempertaruhkan kredibilitas institusi.

Dengan tenggat waktu yang telah diumumkan secara terbuka, publik kini menunggu pembuktian. Jika hingga akhir Desember hasil audit kembali tak kunjung diserahkan, Inspektorat dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan dan berpotensi ikut terseret dalam pusaran krisis kepercayaan.

Masyarakat mendesak Polda Jambi untuk bertindak cepat dan tegas begitu hasil audit diterima, agar kasus SPJ fiktif Pinto tidak berhenti sebagai skandal administratif, melainkan benar-benar diusut tuntas hingga ke akar-akarnya.

Baca Juga :  Árvore de Fumaça : Leituras Sem Custos

Berita Terkait

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas
Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan
“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum
Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi
Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”
GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR
Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WIB

GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:59 WIB

Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terbaru