DUGAAN PERSELINGKUHAN ASN DI PROVINSI JAMBI. AKTIVIS JAMBI DESAK GUBERNUR JAMBI SEGERA MENGAMBIL SIKAP TEGAS DAN EVALUASI KINERJA ASN PEMPROV JAMBI

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Istimewa

Dok. Istimewa

RADIXNEWS JAMBI – Jagat Maya kembali di hebohkan dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi kembali menghebohkan publik.

Bagaimana tidak? baru-baru ini ramai dibicarakan seorang pejabat berinisial M, yang saat ini menjabat sebagai pimpinan di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Kolonel H. M. Syukur, diduga memiliki hubungan khusus dengan mantan bawahannya berinisial F saat keduanya masih bertugas di RSUD Raden Mattaher Jambi.

Informasi tersebut pertama kali mencuat melalui pemberitaan pemayung.id dan dengan cepat menjadi perbincangan di tengah masyarakat, khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jambi. Dugaan hubungan terlarang itu bahkan disebut-sebut telah lama menjadi isu yang beredar di lingkungan rumah sakit milik Pemprov Jambi tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan seorang sumber internal yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa M dan F beberapa kali kepergok sedang berduaan. Bahkan, hubungan tersebut diklaim telah diketahui oleh I, suami sah F.

“Sempat ketahuan, tetapi tidak sampai menjadi heboh. Di lingkungan kerja F, isu ini sudah lama beredar dan dianggap bukan hal baru,” ujar sumber tersebut dikutip dari pemayung.id pada Jumat, (9/1/2025).

Diketahui, I merupakan mantan sopir Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sarashadin dan saat ini berstatus sebagai ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jambi.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada upaya konfirmasi dari M.

Sementara itu, I melalui pesan WhatsApp. Namun jawaban yang diberikan terkesan singkat dan tidak menyinggung substansi persoalan.

“Kurang tau sayo pak, kalau urusan ini tanya ke BKD pak,” jawab I singkat, Rabu (7/1/2026).

Saat ditanya lebih lanjut terkait dugaan hubungan tersebut, pesan hanya dibaca tanpa ada balasan lanjutan.

Baca Juga :  Christian Mission: How Christianity Became a World Religion : Books in PDF

sebagai masyarakat kami menilai hari ini  mendesak Gubernur Jambi untuk bersikap tegas dan tidak tinggal diam dalam menyikapi isu yang dinilainya berpotensi mencoreng marwah ASN Pemprov Jambi.

Menurut Adiansyah Koordinator distrik berisik jambi Meminta ketegasan kepala daerah sangat dibutuhkan guna menjaga moralitas dan etika aparatur pemerintahan.

“Kami meminta Gubernur Jambi bersikap tegas dan memecat secara tidak hormat kepada ASN yang melanggar moral dan etika, Jangan sampai kasus dugaan perselingkuhan di kalangan pejabat terus berulang. Mengecam kepada gubernur jambi segera mengevaluasi untuk kepada ASN yang berlawan jenis melakukan perjalanan dinas ,” tegasnya.

Ia menilai langkah preventif tersebut penting, mengingat belakangan marak muncul isu dugaan pelanggaran moral di lingkungan birokrasi Pemprov Jambi. Publik kini menanti sikap resmi Pemerintah Provinsi Jambi serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dalam menyikapi isu yang berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap aparatur negara.

Berita Terkait

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas
Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan
“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum
Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi
Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”
GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR
Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WIB

GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:59 WIB

Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terbaru