RATUSAN MASA PMII JAMBI PADATI KANTOR MAPOLDA JAMBI,KASUS SELESAI KEMBALI KE RESTORATIF JUSTICE,INI BENTROKAN BUKAN PENGEROYOKAN!!

Avatar

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok.Masa aksi PMII di depan Kantor Mapolda Jambi

Dok.Masa aksi PMII di depan Kantor Mapolda Jambi

RADIX NEWS Jambi 9 April 2026 Gelombang suara keadilan itu kini menggema semakin lantang. Di tengah polemik yang belum menemukan titik terang, kader PMII berdiri tegak menyuarakan apa yang mereka yakini sebagai kebenaran yang terabaikan.

Peristiwa yang terjadi pada penutupan PBAK UIN SUTHA Jambi sejatinya berawal dari dinamika yang tidak terhindarkan antar dua organisasi. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa massa HMI datang secara bergerombol, melintas di tengah kerumunan panitia yang mayoritas merupakan kader PMII. Ketegangan pun muncul dari sorak-sorakan yang saling berbalas, hingga akhirnya memicu bentrokan yang berlangsung spontan dan tak terkendali.

Namun, narasi yang kemudian berkembang justru berbelok arah. Kasus yang pada awalnya merupakan bentrokan dua kelompok, perlahan digiring menjadi dugaan pengeroyokan sepihak. Enam kader PMII ditetapkan sebagai tersangka—sebuah keputusan yang dinilai janggal dan tidak mencerminkan fakta utuh di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekecewaan pun memuncak. Bagi kader PMII, penetapan pasal tersebut bukan hanya keliru, tetapi juga mencederai rasa keadilan. Mereka menilai adanya dugaan intervensi dalam proses hukum, ditambah dengan framing media yang seolah-olah menggambarkan peristiwa ini sebagai tindakan pengeroyokan sepihak, tanpa mengungkap konteks bentrokan yang sebenarnya melibatkan dua pihak.

“Kami juga meminta Kapolda segera melakukan evaluasi terhadap penetapan status tersangka 6 kader PMII dan melakukan penyidikan ulang terhadap kasus ini,” ujar Adiansyah, salah satu kader PMII, dengan nada tegas penuh harap.

Harapan itu semakin menguat dengan kehadiran Wakapolda Jambi, yang diharapkan mampu membuka jalan menuju penyelesaian yang lebih adil dan bijaksana. Kader PMII mendorong agar kasus ini dapat diselesaikan melalui pendekatan restorative justice, mengingat mereka meyakini bahwa unsur pengeroyokan tidak terpenuhi sebagaimana yang disangkakan dalam pasal 262 dan 466.

Baca Juga :  Friday Black - [E-Book PDF]

Bagi mereka, kejadian ini harus dilihat secara jernih: sebagai bentrokan antar dua organisasi mahasiswa, bukan tindakan kriminal sepihak. Oleh karena itu, mereka menegaskan bahwa penyelesaian terbaik adalah melalui mekanisme internal kampus, dengan mengedepankan dialog, rekonsiliasi, dan pemulihan hubungan antar pihak.

Sekali lagi, mereka menegaskan—ini bukan sekadar tentang enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Ini tentang meluruskan fakta, menjaga marwah organisasi, dan memastikan bahwa keadilan tidak dikaburkan oleh narasi yang timpang.

Berita Terkait

TEBO DARURAT JALAN RUSAK: AKTIVIS SOROT KINERJA DPRD DAN GUBERNUR, BETUNG–PINTAS PALING KRITIS
DUGAAN SKANDAL FEE ANGGARAN REVITALISASI SD DAN PAUD DISDIK TANJAB TIMUR SISTEMATIS YANG MENGGURITA
KILAU PIALA DALAM GELAP EKONOMI PERANGKAT DESA
Presiden Prabowo, MBG, dan Generasi Emas Indonesia 2045 Oleh: Muhammad Putra Ramadhan — Tokoh Pemuda Jambi & Aktivis Nasional
Supremasi Sipil dalam Ujian
Mahasiswa Jambi di Pulau Jawa Dapat Fasilitas Mudik Gratis dari Rocky Candra, Dilepas di Gedung DPR/MPR RI
Oleh: Insan Nurrohman, S.I.P. “Curhatan Seorang Kader”
Anggota HMI Soroti Dugaan Kejanggalan Izin Keluar Narapidana, Desak Menteri Turunkan Tim Usut Lapas Jambi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 04:38 WIB

RATUSAN MASA PMII JAMBI PADATI KANTOR MAPOLDA JAMBI,KASUS SELESAI KEMBALI KE RESTORATIF JUSTICE,INI BENTROKAN BUKAN PENGEROYOKAN!!

Senin, 6 April 2026 - 12:20 WIB

DUGAAN SKANDAL FEE ANGGARAN REVITALISASI SD DAN PAUD DISDIK TANJAB TIMUR SISTEMATIS YANG MENGGURITA

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:40 WIB

Oleh: Insan Nurrohman, S.I.P. “Curhatan Seorang Kader”

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:33 WIB

Rangga H. Wibowo: Polemik DAK dan Peristiwa Bank 9 Jambi, Alarm Bagi Pemerintahan Daerah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:56 WIB

Arby Tya Aprilianif Surahman Serukan “Sinergi Sipil Nasional”: Rakyat Harus Bersatu mengawal kebijakan Pemerintah

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:03 WIB

Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:57 WIB

Ketika Sekolah Membiarkan Api Menjadi Kebakaran: Pelajaran Pahit dari Konflik Guru dan Murid di Tanjabtim

Selasa, 6 Januari 2026 - 02:58 WIB

Refleksi HUT Jambi: Menagih Kedewasaan di Tengah Hiruk-Pikuk Seremonial

Berita Terbaru

Berita

KILAU PIALA DALAM GELAP EKONOMI PERANGKAT DESA

Senin, 6 Apr 2026 - 11:22 WIB