Yogyakarta,-Program Studi Magister Sejarah Peradaban Islam (MSPI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali melaksanakan kegiatan akademik bertajuk Studi Sumber dan Kearsipan, Kamis (9/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa MSPI dan dosen pendamping dengan tujuan memperdalam pemahaman terhadap sumber-sumber sejarah serta sistem pengelolaan arsip di lembaga-lembaga bersejarah nasional.
Studi lapangan ini berlangsung di tiga lokasi bersejarah di Kota Surakarta, yakni Museum Karaton Mangkunegaran, Museum Radya Pustaka, dan Monumen Pers Nasional. Setiap museum memiliki karakteristik dan koleksi yang mencerminkan perjalanan sejarah bangsa Indonesia, baik dalam bidang kebudayaan, literasi, maupun perkembangan pers nasional.
Ketua Program Studi Magister Sejarah Peradaban Islam, Thariq Tri Prabowo.M.IP.,P.h,D menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran praktis. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis sumber sejarah secara langsung di lapangan. Ini menjadi pengalaman penting untuk memperkuat kemampuan riset mereka di bidang sejarah peradaban Islam,” ujarnya.
Selain melakukan observasi terhadap koleksi dan arsip, para mahasiswa juga berkesempatan berdialog dengan pengelola museum untuk mempelajari sistem klasifikasi, pelestarian dokumen, serta upaya digitalisasi arsip yang sedang dilakukan. Interaksi tersebut memberikan gambaran nyata tentang tantangan dan inovasi dalam dunia kearsipan di era modern.
Salah satu mahasiswa, Siska anggrianto, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang tidak didapat di ruang kuliah. “Kami bisa melihat langsung bagaimana arsip dan peninggalan sejarah dikelola dengan baik. Hal ini sangat membantu dalam memahami konteks sejarah secara lebih nyata dan aplikatif,” ujarnya.
Kegiatan Studi Sumber dan Kearsipan ini berlangsung sejak pukul 06.00 WIB hingga selesai, dengan suasana penuh antusiasme dan semangat belajar. Selain sebagai sarana akademik, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar mahasiswa serta membangun jejaring dengan lembaga-lembaga sejarah di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, Magister Sejarah Peradaban Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan magister yang unggul dalam riset, peka terhadap nilai-nilai sejarah, serta berperan aktif dalam pelestarian warisan peradaban bangsa.
Editor : Mujib Barohman
Sumber Berita : Admin


