KELAKAR POLITIK Gubernur Seribu Janji: Bicara Lancar, Realisasi Nanti-Nanti”

Avatar

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Bapak Gubernur Sabarudin Serbaguna, resmi dinobatkan sebagai “Ahli Manajemen Ekspektasi Tingkat Nasional.”
Alasannya sederhana: harapan masyarakat terus naik, tapi realisasinya tetap tak kelihatan.

Jalan Rusak Menjadi Aset Wisata Baru

Warga melaporkan bahwa jalan berlubang di beberapa daerah akhirnya punya fungsi baru. Bukan untuk dilalui, tapi sebagai:

Spot foto prewedding ekstrim,
Trek motorcross dadakan,
Tempat merenungi nasib sambil menghitung uang pajak.
Tempat alternatif ibu-ibu mencuci piring
Tempat menanam pisang.
Tempat mancing beberot.

“Kalau jalan mulus semua, nanti nggak ada tantangan hidup,” ujar Pak Gubernur dalam konferensi pers imajiner. “Masyarakat harus tangguh menghadapi guncangan…”

Janji Pembangunan Seperti Sinetron: Panjang, Dramatis, Tanpa Ending.

Setiap bulan, Pak Gubernur rajin mengumumkan rencana besar:

“Kita akan bangun ini!”
“Kita akan perbaiki itu!”
“Pokoknya segera!”
“Sabar nakan! “
“Samo uhang mudik la kito ini! “

Namun masyarakat mengaku bingung apa yang sebenarnya sudah selesai.

“Janji beliau tuh kayak episode sinetron Ramadan,” kata seorang aktivis fiktif, Bung Rajo Tembus Pandang.
“Panjang, penuh drama, tapi selesai-selesainya nggak kelihatan.”

Penghargaan Terus Mengalir… Dari Lembaga yang Belum Terdaftar di Google

Setiap akhir bulan, Pak Gubernur mengunggah foto menerima penghargaan baru:

Lencana Kepemimpinan Inspiratif Versi Forum Pengamat Lampu Jalan Nusantara
Piagam Manajemen Terbaik untuk Program yang Belum selesai.
Medali Emas Kategori Pemimpin Paling Sering Mengucap “Sedang Kita Usahakan”
Penghargaan pemimpin ter batu bara dari PABAJ (pengamat ayam betina atau jantan)

Saat ditanya prestasi nyata, staf menjawab:
“Tenang, prestasi itu nanti menyusul seperti proyek-proyek lainnya.”
Rakyat Mulai Curiga… Tapi Tetap Tertawa

Warga menduga bahwa gubernur sebenarnya sedang menguji kesabaran masyarakat.
“Beliau bukan gagal,” kata seorang warga dengan nada satir. “Beliau cuma lagi melakukan eksperimen sosial yang sangat mendalam.”

-Catatan : berita ini hanya fiksi jika ada kesamaan cerita, nama, itu hanyalah kebetulan belaka

Baca Juga :  Every Summer After : Book Online

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas
Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan
“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum
Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi
Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”
GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR
Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WIB

GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:59 WIB

Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terbaru