JAMBI – Kesatuan Pemuda Pelajar Jambi menggelar ruang dialog interaktif bersama pemuda, mahasiswa, dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap arah kepemimpinan di Provinsi Jambi saat ini maupun di masa mendatang. Kegiatan tersebut dihadiri berbagai elemen organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan, seperti Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jambi, serta BEM UNJA, BEM UIN, dan Korda BEM SI Kerakyatan Jambi.
Dialog yang berlangsung hangat tersebut membahas fenomena kepemimpinan di Jambi, sekaligus mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam menentukan arah masa depan daerah. Para peserta menilai bahwa pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi, melainkan harus tampil sebagai penggerak perubahan sosial dan politik.
Ketua Umum Kesatuan Pemuda Pelajar jambi menyampaikan bahwa forum ini menjadi bukti bahwa pemuda Jambi masih memiliki kepedulian tinggi terhadap berbagai persoalan yang terjadi di daerah. Menurutnya, ruang diskusi seperti ini penting agar suara mahasiswa dan masyarakat dapat tersalurkan secara terbuka dan konstruktif.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemuda hari ini harus berani mengambil peran dalam menentukan sosok pemimpin Jambi ke depan. Jangan sampai generasi muda hanya dijadikan objek politik tanpa dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan,” ujarnya.
Dalam dialog tersebut, sejumlah peserta juga menyoroti kepemimpinan Al Haris sebagai Gubernur Jambi dua periode. Mereka menilai sosok gubernur dinilai masih sangat jarang hadir dalam kegiatan kepemudaan dan mahasiswa, serta dianggap kurang responsif terhadap kritik dan aspirasi yang disampaikan oleh kalangan pemuda.
Kritik yang muncul dalam forum itu diharapkan menjadi perhatian serius bagi seluruh pemangku kebijakan di Jambi. Para peserta menegaskan bahwa pemimpin daerah harus mampu membuka ruang komunikasi yang sehat dengan generasi muda, karena pemuda merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah.
Kesatuan Pemuda Pelajar Jambi berharap kegiatan dialog interaktif ini menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran kolektif pemuda agar lebih aktif dalam mengawal kebijakan pemerintah serta menentukan arah kepemimpinan Jambi yang lebih progresif, terbuka, dan berpihak kepada rakyat.











