Diduga Oknum Sekda Kota Pekanbaru Melakukan Pelecehan Seksual

Avatar

- Redaksi

Selasa, 6 Agustus 2024 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Ilustrasi by pinterest

Dok: Ilustrasi by pinterest

PEKANBARU — Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum sekda di Pemerintah Kota Pekanbaru mencuat ke publik. Menurut informasi yang beredar, seorang oknum pejabat tersebut diduga melakukan tindakan tidak senonoh terhadap seorang mahasiswi yang berada di jakarta.

 

Sumber terpercaya menyebutkan bahwa kejadian tersebut terjadi di aplikasi chat WhatsApp dengan bahasa ajakan untuk melakukan hubungan badan dan mengirimkan video orang dewasa yang sedang berhubungan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut informasi dari sumber terpercaya, dia berkata saat kami wawancarai melalui via telpon “Benar adanya hal tersebut dan saya ada bukti tangkapan layar serta riwayat chat dalam percakapan itu” ujarnya.

 

 

Beruntungnya dia tidak langsung terbujuk rayuan itu, tapi tidak selayaknya seorang pejabat publik mengemukakan hal tersebut kepada seorang mahasiswi yang berada di jakarta tersebut. “Sayapun heran dan bingung kok seberani itu dia mengirimkan video serta ajakan kepada saya untuk melakukan hal-hal yang tidak pantas itu” ujarnya.

 

 

Menurut pengakuan dari sumber terpercaya itu, dia memiliki bukti riwayat chat dan akan segera melakukan laporan kepada pihak yang berwajib. Karena hal itu tidak pantas di lakukan oleh seorang pejabat publik yang terhormat tapi tidak memberikan contoh yang baik dan benar, “Seharusnya dia itu memberikan contoh kepada mahasiswa yang baik, dan menjadi tokoh yang menginspirasi banyak orang” ujarnya.

 

Kasus ini akan segera dilaporkan dan akan mendapatkan perhatian serius dari masyarakat dan berbagai organisasi hak perempuan di kota tersebut. Banyak pihak yang mendukung dan menuntut transparansi dalam proses penyelidikan nanti serta memastikan bahwa hak-hak korban dilindungi.

Radix News

Baca Juga :  Peça e Será Atendido | eBooks Ilimitados Grátis

Editor : Admin

Berita Terkait

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas
Warga Sumatra Mendorong Transformasi Polri: Penguatan Semangat ‘Presisi’ Menuju Institusi yang Lebih Humanis
Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan
“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum
Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi
Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik
Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WIB

GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:59 WIB

Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terbaru