Limbah Buangan Batu Bara Permata Prima Elektrindo (PPE) Kian Meluas Ancam Anak Sungai Desa Semaran

Avatar

- Redaksi

Senin, 2 September 2024 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: LTB (Lembaga Tiga Beradik)

Dok: LTB (Lembaga Tiga Beradik)

RADIXNEWS, SAROLANGUN – 29/08/2024, Lewat Udara, dipantau dengan drone terlihat perlahan tapi pasti, limbah buangan batu bara dari mesin turbin Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik Permata Prima Elektrindo (PPE) terlihat semakin meluas, hanya hitungan bulan telah diduga sudah mendekati dan di duga sudah mencemari aliran anak sungai ale yang mengaliri hampir seluruh Desa Semaran.

 

Limbah Buangan batu bara yang Mengandug Debu halus dan Pertikel Kecil yang mudah bertebangan dan mengendap di anak sungai ale bisa menyebabkan penyakit gatal² dan radang tenggorokan bila di konsumsi oleh masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Tim yang melakukan Pantauan ke lokasi yang di lakukan pada tanggal Mei 2024, melalui udara lewat Drone terlihat bentangan (landcape) yang menggunung limbah sisa pembakaran dari 2 mesin turbin PPE di area samping perusahaan berdekatan dengan kolam pengolahan limbah cair yang PPE yang mengalir langsung ke anak sungai batang tembesi.

 

Kembali pada tanggal 22 Agustus dilakukan pemantauan lewat udara drone dilakukan di areal yang sama terlihat bentangan (lanscape) ereal buangan limbah padat PPE dan ternyata telah bertambah luasannya.

 

Terlihat tumpukan yang menggunung limbah padat tersebut di areal kolam limbah cair telah bertambah 1 kolam, dan tumpkan limbah sisa pembakaran luasannya telah semakin melebar dan sudah mendekati anak Sungai.

 

Saat tim dari LTB berusaha menelusuri melalui darat melewati perkebunan warga dan area semak belukar didapati anak sungai telah berubah bentuk dari terakhir kali di lakukan di bulan Mei 2024, “bila dilakukan terus oleh PPE limbah sisa pembakaran batu bara tidak menutup kemungkinan dugaan kita akan terbukti, bahwa areal seluas 1ha untuk penampungan sisa pembakaran tidak sanggup menampung lagi” ujar yuda direktur LTB.

Baca Juga :  PD Tidar (Tunas Indonesia Raya) Provinsi Jambi Menggelar Diskusi : Apresiasi dan Harapan atas 100 Hari Kerja Bapak Presiden Prabowo Subianto.

 

Kekhawitiran Tim LTB, Lawyers dan Media yang turun langsung ke area limbah buangan melihat langsung, bagaimana limbah mencemari anak sungai ale yang mengaliri ke Desa Semaran dan bermuara sampai ke sungai batang tembesi, saat di lokasi tim menemukan endapan limbah sisa pembakaran telah larut di anak sungai karna musim kemarau yang artinya saat musim penghujan pasti akan memenuhi aliran air di anak sungai ale.

Dok: LTB (Lembaga Tiga Beradik)

 

“Belum lagi paparan dari partikel senyawa PM2.5 yang di lepaskan melalui cerobong PPE yang menyebar menyebabkan polusi udara yang sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat Desa Semaran” ujarnya lagi.

 

Perlu tindakan tegas pemerintah sebelum bahaya lebih jauh mengancam generasi muda Sarolangun yang akan menanggung akibatnya di kemudian hari.

Editor : Admin

Berita Terkait

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas
“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum
Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik
Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”
Dana Kesehatan Diduga Disunat, DEMA PTKIN SE-INDONESIA Bawa Kasus BOK Muaro Jambi ke Kejagung RI
GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR
1 Tahun Kepemimpinan Maulana-diza,Puluhan mahasiswa dan pemuda menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Jambi.

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WIB

GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:59 WIB

Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terbaru