Hady Maulana Wapresma UIN Jambi: Gubernur Al-Haris Tak Tepati Janji, Mahasiswa UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi Melakukan Aksi Demonstrasi

Avatar

- Redaksi

Senin, 9 September 2024 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Instagram @hadimaulana_174

Dok: Instagram @hadimaulana_174

RADIXNEWS, JAMBI – Pada hari ini Senin 09 September 2024, Mahasiswa UIN STS Jambi lakukan aksi demontrasi di depan kantor gubernur Jambi, padahal ini dilakukan atas dasar keresahan mahasiswa melihat kondisi pada hari ini dimana momen pilkada serentak 2024 terkhusus di provinsi dijadikan sebagai bentuk kampanye kembali yang di lakukan oleh gubernur Jambi yang ingin kembali mencalonkan diri sebagai pejabat publik periode selanjutnya.

 

Aksi tersebut dilakukan berupaya menuntut janji dari gubernur Jambi berdasarkan visi misi yang belum sampai saat ini terselesaikan hingga sampai pada fase dimana pilkada akan di laksanakan aksi tersebut langsung di pimpin oleh DEMA UIN STS JAMBI dimana Wakil presiden mahasiswa UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi Hady Maulana yang langsung menjadi koordinator umum aksi pada hari ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hady Maulana selaku Wakil Presiden Mahasiswa UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi sekaligus koordinator umum aksi pada hari ini bersama rekan-rekan mahasiswa/i membawa point-point yang menjadi tuntutan pada hari ini.

 

“Hari ini saya sangat betul betul kecewa dan kesal kepada pemerintah provinsi Jambi terkhusus kepada gubernur Jambi dimana pada saat aksi tadi dikabarkan gubernur Jambi pergi ke tempat pelantikan DPRD Provinsi JAMBI dimana setelah selesai acara beliau langsung meninggalkan lokasi dan menghadiri acara di Aceh , ujarnya.”

 

“Saya tak habis pikir beliau seharusnya tau ada rakyatnya yang ingin menyampaikan aspirasi untuknya akan tetapi beliau lebih memilih untuk pergi menghadiri acara ditempat lain dan tidak mau bertemu dengan rakyatnya sendiri, ini membuktikan bahwa gubernur Jambi lari dari rakyat yang ingin membela dan menyampaikan aspirasi dari masyarakat.”

Baca Juga :  Sambangi Mako Polairud, Kapolda Jambi Tindaklajuti Ascacita Program 100 hari Presiden Prabowo Tindak Pidana di Perairan

 

Ada beberapa hal yang sebenarnya menjadi tuntutan dari mahasiswa untuk gubernur Jambi pada hari ini, Point tuntutan aksi 9 September 2024:

1. Menuntut visi misi Gubernur Jambi

2. Mendesak Gubernur Jambi menyelesaikan proyek multiyers

a. Islamic center

b. JIS

3. Mendesak Gubernur Jambi menyelesaikan jalan alternatif batu bara

4. Meminta Gubernur Jambi tidak membagikan bansos dalam bentuk apa pun sesuai dengan himbauan KPK dan UU 10 tahun 2016 pasal 71 ayat (3)

5. Meminta kejelasan terkait program DUMISAKE

6. Mendesak Gubernur Jambi untuk mencabut stokfale batu bara di kawasan Candi Muaro Jambi

 

“Ketika hari ini gubernur Jambi Tidak bisa menemui kami maka kami akan terus melakukan aksi demontrasi dengan lebih banyak masa sampai dimana titik bahwa kita harus bisa menyadarkan masyarakat untuk sama sama mengerti bahwa provinsi Jambi hari ini sedang tidak baik-baik saja, ujar Hady Maulana.”

 

Setelah aksi yang dilakukan hari ini dengan kekecewaan yang sangat luar biasa maka masa aksi sangat berharap bahwa mereka bisa terus mengungkap keadilan dimana mereka harus bisa menyampaikan aspirasi ini sampai gubernur Jambi mau menemui mereka dan memberikan keputusan terhadap point-point yang telah dituntut oleh para masa aksi.

Editor : Admin

Berita Terkait

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas
Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan
“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum
Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi
Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik
Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”
Dana Kesehatan Diduga Disunat, DEMA PTKIN SE-INDONESIA Bawa Kasus BOK Muaro Jambi ke Kejagung RI

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WIB

GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:59 WIB

Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terbaru