“Forum Masyarakat Kumpeh Meminta Agar Kapolda Dan Kapolres Segera Ungkap Kebenaran Atas Peristiwa Meninggalnya Warga Tanjung Kumpeh”

Avatar

- Redaksi

Selasa, 10 September 2024 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADIXNEWS- Hari Selasa 10 September 2024, Forum Masyarakat Kumpeh melakukan kunjungan ke Desa Tanjung Kecamatan Kumpeh Ilir, bertemu dengan keluarga Tanahan yang meninggal di dalam tahanan Polsek Kumpeh Ilir. Dalam pertemuan tersebut Forum Masyarakat Kumpeh dan Ayah Korban berdiskusi panjang mengenai masalah anak nya, dalam diskusi tersebut terdapat kesimpulan pembahasan :

 

1. Bahwa kejadian meninggalnya anak tersebut lebih kurang berjarak waktu 1 Jam setelah penangkapan

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

2. Menurut saksi dan keterangan keluarga, bahwa anak tersebut tidak memakai ikat pinggang saat di tangkap

 

3. Bahwa saat ini keluarga sedang menunggu hasil otopsi

 

4. Bahwa saat ini kasus ini menjadi atensi dari Kapolda dan Kapolres sehingga menjadi hal penting untuk segera di ungkapkan kebenaran dan keadilan

 

Dari pertemuan tersebut Forum Masyarakat Kumpeh dengan semangat kekeluargaan dan persatuan menawarkan Advokasi kepada keluarga apabila terdapat penyimpangan dalam proses hukum selanjutnya.

 

Namun kami yakin bahwa Kapolda dan Kapolres tegak lurus dan profesional dalam mengungkapkan fakta kebenaran di dalam kasus ini.

Baca Juga :  Founder Muda Harapan : Ribuan Anak Muda Jambi Antusias Dalam Acara Bongkar Aspirasi Haris - Sani dan Siap Memenangkan Haris - Sani Pada Pilkada Serentak 2024

Editor : Admin

Berita Terkait

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas
Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan
“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum
Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi
Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”
Dana Kesehatan Diduga Disunat, DEMA PTKIN SE-INDONESIA Bawa Kasus BOK Muaro Jambi ke Kejagung RI
GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:03 WIB

Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Senin, 2 Maret 2026 - 23:23 WIB

Dana Kesehatan Diduga Disunat, DEMA PTKIN SE-INDONESIA Bawa Kasus BOK Muaro Jambi ke Kejagung RI

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WIB

GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR

Berita Terbaru