Dunia Pendidikan Tercoreng, Dugaan Penyimpangan Dana Komite Mencuat di SMAN Titian Teras Jambi

Avatar

- Redaksi

Kamis, 24 Juli 2025 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok istimewa

Dok istimewa

RADIXNEWS, Jambi 24 Juli 2025 — Dunia pendidikan kembali tercoreng dengan mencuatnya polemik terkait dugaan penyimpangan dana komite di SMAN Titian Teras Jambi pada periode 2022–2024. Polemik ini melibatkan dana sumbangan orang tua siswa dari Angkatan 27 hingga Angkatan 31, khususnya iuran siswa jalur mandiri Angkatan 29.

Diketahui, untuk siswa jalur mandiri Angkatan 29, setiap orang tua diminta iuran sebesar Rp9.750.000 per siswa. Jumlah siswa yang diterima dari jalur mandiri angkatan ini mencapai 95 orang. Dana tersebut diklaim digunakan untuk pengadaan fasilitas seperti kasur dan lemari siswa.

Namun, sejumlah orang tua mulai mempertanyakan transparansi pengelolaan dana tersebut. Diketahui bahwa seluruh dana dikelola langsung oleh bendahara komite yang berinisial “M” dan Ketua Komite berinisial “MA”. Tidak pernah ada laporan keuangan resmi yang disampaikan kepada orang tua sejak masa pelantikan komite hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mempertanyakan mengapa pengelolaan dana komite hanya dilakukan oleh ketua dan bendahara, tanpa pelaporan yang terbuka. Ini menimbulkan dugaan kuat adanya mark-up dalam pengadaan barang untuk siswa,” ungkap Arip Hidayatullah, Ketua Wilayah Demfasna (Dewan Eksekutif Mahasiswa Hukum Nasional) Wilayah Jambi

Lebih lanjut, Arip juga menyoroti dugaan praktik monopoli dalam pengelolaan keuangan komite oleh Ketua Komite “MA” yang dinilai bertentangan dengan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.

“Saya sangat mengecam tindakan Ketua Komite SMAN Titian Teras Jambi. Keberadaan komite seharusnya bertujuan untuk mendukung fasilitas pendidikan, bukan membebani orang tua. Kami akan menempuh jalur hukum atas permasalahan ini dan telah menyiapkan sejumlah bukti pendukung,” tegas Arip.

Polemik ini kini menjadi sorotan publik, terutama para orang tua siswa dan alumni sekolah unggulan tersebut. Mereka berharap ada langkah tegas dari pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk melakukan audit dan menindak pihak-pihak yang terlibat jika terbukti melakukan pelanggaran.

Baca Juga :  Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan

Editor : Admin

Berita Terkait

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas
Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan
“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum
Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi
Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik
Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”
Dana Kesehatan Diduga Disunat, DEMA PTKIN SE-INDONESIA Bawa Kasus BOK Muaro Jambi ke Kejagung RI

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:25 WIB

KOPRI PMII Universitas Jambi Gelar Diskusi Hari Perempuan, Angkat Isu Gender, Keislaman, dan Kriminalitas

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:48 WIB

Gelombang kekecewaan terhadap kondisi daerah akhirnya memuncak. Pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersiap turun ke jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WIB

GERAKAN MAHASISWA SAROLANGUN JAMBI (GEMSAR) MENGECAM TINDAKAN KEPALA DESA MUARA CUBAN TERHADAP OPERASIONAL ALAT BERAT & BBM SOLAR

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:59 WIB

Kasus dugaan korupsi DAK SMK fisik TA. 2022 dan DAK fisik 2024, APIP-JAMBI Desak KPK RI untuk periksa Kabid SMK (H) dan Kabid SMA (Z H).

Berita Terbaru