RADIXNEWS, Tanjung Jabung Timur, 11 Agustus 2025 – Dunia kesehatan di Tanjung Jabung Timur kembali tercoreng.Aroma skandal besar kembali tercium di dunia kesehatan Jambi. Dugaan pengadaan barang fiktif di RS Nurdin Hamzah mencuat, memicu gelombang tuntutan agar Kejaksaan turun tangan.
Temuan di lapangan menunjukkan seluruh barang yang dianggarkan tidak ditemukan di lokasi, memunculkan tanda tanya besar ke mana sebenarnya anggaran tersebut mengalir. Berdasarkan temuan lapangan, pengadaan alat kesehatan di RS Nurdin Hamzah diduga tidak pernah terealisasi, meski anggaran telah disiapkan. Dugaan ini memicu pertanyaan besar tentang transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana kesehatan.
Selain pengadaan alat, insentif tenaga medis dan bantuan operasional kesehatan di rumah sakit tersebut juga dipertanyakan. Kondisi ini dinilai ironis mengingat fasilitas kesehatan yang ada sangat minim dibandingkan besarnya anggaran yang digelontorkan setiap tahun.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak terkait mendesak adanya klarifikasi resmi dari Direktur Utama RS Nurdin Hamzah. Mereka juga meminta agar yang bersangkutan segera dicopot dan diperiksa, guna memastikan tidak ada praktik penyalahgunaan kewenangan atau penyelewengan anggaran.
Kejaksaan diminta bersikap tegas, terlebih jika dugaan pengadaan fiktif ini sampai lolos dari pemeriksaan Inspektorat maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jambi.
“Sangat jelas semua barang tidak ada di lokasi, semua fiktif. Tidak ada fasilitas terlihat sama sekali di RS Nurdin Hamzah. Ini sangat jelas dan secara terang-terangan mengarah pada dugaan korupsi,” ujar Tim Radixnews.
Publik kini menunggu langkah nyata aparat penegak hukum. Jika dugaan ini terbukti, Kejaksaan diminta segera menetapkan tersangka dan menyeret semua pihak yang terlibat ke meja hijau. Masyarakat menegaskan, kasus ini tidak boleh dibiarkan menguap, sebab setiap rupiah anggaran kesehatan adalah hak rakyat yang harus dipertanggungjawabkan.
Editor : Muttaqin


