Muara Tabir — Kepercayaan masyarakat terhadap Bank Mandiri kembali diuji. Dugaan skandal pengelolaan dana nasabah di KCP Muara Tabir kini mencuat dan memicu kemarahan publik.
Informasi yang dihimpun menyebutkan adanya nasabah yang telah melunasi kewajibannya, namun status kreditnya tidak kunjung dinyatakan lunas. Situasi ini memunculkan dugaan kuat: ada permainan kotor di dalam tubuh bank!
Aktivis muda Muara Tabir, Fauzan, dengan tegas menyebut kasus ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap rakyat.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini bukan lagi kelalaian. Ini dugaan penggelapan! Kalau benar uang nasabah dimainkan, maka ini kejahatan serius. Jangan lindungi oknum!” tegasnya lantang.
Fauzan juga menyoroti lemahnya pengawasan internal di Bank Mandiri yang dinilai membuka ruang bagi oknum untuk bertindak semena-mena. Ia mendesak audit total dan transparan, serta meminta kepala KCP Muara Tabir segera dicopot jika terbukti lalai atau terlibat.
Kemarahan masyarakat pun mulai meluas. Banyak yang mempertanyakan:
Apakah bank sebesar ini tidak mampu menjaga amanah nasabah? Atau justru sengaja membiarkan praktik busuk terjadi di dalamnya?
Hingga saat ini, pihak Bank Mandiri belum memberikan klarifikasi resmi. Sikap diam ini justru memperkuat kecurigaan publik.
Jika tidak segera ditindak tegas, bukan tidak mungkin gelombang aksi akan terjadi.
Rakyat tidak butuh janji — rakyat butuh keadilan!





