Soal Jam Tangan dan Sepatu Mewah, Pengamat:Gaya Hidup Gubernur Jambi Jauh Kata Sederhana

Avatar

- Redaksi

Senin, 30 September 2024 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADIXNEWS, JAMBI – Setelah viral di media sosial terkait harga sepatu dan jam tangannya yang harganya diperkirakan ratusan juta, Al Haris Gubernur Jambi memberikan klarifikasi terkait hal itu di akun instagramnya @alharisjambi, sabtu (28/9)

Klarifikasi tersebut alih-alih memberikan informasi yang benar, malah menimbulkan banyak pertanyaan. Dalam klarifikasinya, Al Haris menyebut Sepatu dan Jam Tangan tersebut dibeli di Jakarta, tepatnya Jalan Surabaya denga harga 1,5juta hingga 2,5juta.

Salah satu pengusaha yang bergerak di bidang fashion di Jambi mengatakan, jalan Surabaya yang dimaksud Al Haris adalah salah satu jalan yang berada di Kawasan Cikini-Menteng, sepanjang jalan tersebut memang berjejer toko yang menjual barang bekas, namun tidak menjual barang seperti yang disebut Al Haris.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

https://vt.tiktok.com/ZS2gSb3Hx/

“Betul, di jalan Surabaya Jakarta itu banyak toko barang bekas. Tapi itu semacam pasar yang khusus menjual barang barang antik. Memang ada beberapa barang seperti jam tangan, tapi itu kolektor item, artinya jam tangan yang langka. Bukan jam tangan keluaran terbaru di toko retail,uda ipul menuturkan.

“Jadi, kalau klarifikasinya menyatakan beli barang tersebut di Jalan Surabaya, sepertinya tidak dibeli di sana, karena memang di jalan surabaya itu tidak menjual barang seperti itu”.

Pengamat ekonomi kreatif Provinsi Jambi Dr. Nofiardi menyoroti hal lain yang disebut Al Haris dalam klarifikasinya. Menurutnya, tidak mungkin brand yang lagi viral itu harganya 1,5juta hingga 2,5juta, kecuali yang dipakai itu barang imitasi atau sering disebut dengan KW.

“Untuk brand brand itu, tidak mungkin harganya segitu, kecuali itu barang KW. Jika Gubernur memakai barang KW dan diberikan ke warga, saya kira ini contoh buruk ya untuk industri kreatif di Indonesia, khususnya di Provinsi Jambi”.

Baca Juga :  Periksa Kelengkapan Ranmor Dinas, Direktur Polairud Polda Jambi Pastikan Ranmor Harus Siap Pakai

Dr nov menjelaskan, jika memang niatnya berbagi kepada masyarakat, ada banyak sekali produk lokal yang harganya di bawah itu dan sangat layak untuk diberikan ke masyarakat. Mulai dari jam tangan, sepatu, hingga baju.

“Kalau memakai barang KW dan diberikan ke masyarakat, kita patut mempertanyakan komitmen Gubernur terhadap industri kreatif nasional. Presiden saja memakai produk lokal, masa Gubernur memakai produk KW”. Pungkas Dr nof.

Editor : Admin

Berita Terkait

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum
Transparansi Anggaran DAK Pendidikan: Dugaan Korupsi di Era Kepemimpinan Provinsi Jambi
Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik
Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”
Dana Kesehatan Diduga Disunat, DEMA PTKIN SE-INDONESIA Bawa Kasus BOK Muaro Jambi ke Kejagung RI
1 Tahun Kepemimpinan Maulana-diza,Puluhan mahasiswa dan pemuda menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Jambi.
Mengingat Kembali 1 Tahun Lalu, Pengadaan Mobil Dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi Kembali Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:57 WIB

1 Tahun Kepemimpinan Maulana-diza,Puluhan mahasiswa dan pemuda menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Jambi.

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:24 WIB

MAHASISWA JAMBI LAPORKAN DINKES TANJAB TIMUR KE KEMENKES, TERKAIT PELANGGARAN PENGELOLAAN LIMBAH B3 DI PUSKESMAS

Minggu, 11 Januari 2026 - 00:19 WIB

Dana Siluman 57 Milyar Pada APBD Jambi 2026: Pelanggaran Hukum dan Pengkhianatan Mandat Rakyat

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:23 WIB

Mhd Iidfi Hanif: HUT Ke-69 Jambi Harus Jadi Momentum Evaluasi dan Keberpihakan pada Rakyat

Berita Terbaru