Laporan LSM Menguap, Mahasiswa Kini Ambil Alih: Desak Kejati Baru Tuntaskan Dugaan KKN Dana Desa Baru, Kecamatan Jangkat Timur

Avatar

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Istimewa

Dok. Istimewa

RADIX NEWS Jambi, 16 Oktober 2025 — Kasus dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta mark up Dana Desa Baru, Kecamatan Jangkat Timur, kembali mencuat ke permukaan. Pasalnya, kasus ini ternyata pernah dilaporkan sebelumnya oleh salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin, namun hingga kini tidak ada kejelasan penanganannya.

Mandeknya laporan tersebut menimbulkan kecurigaan di kalangan mahasiswa. Mereka menduga ada “main mata” atau cawe-cawe pihak tertentu yang menyebabkan proses hukum terhenti tanpa hasil.

“Kami melihat ada indikasi kuat bahwa laporan sebelumnya tidak berjalan sebagaimana mestinya. Dugaan kami, ada oknum yang bermain di balik diamnya penanganan kasus ini,” ujar perwakilan Front Mahasiswa dan Pemuda Merangin Jambi, Rabu (16/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, seorang warga berinisial RD yang enggan disebutkan nama lengkapnya, juga mengaku pernah mendengar kasus ini dilaporkan oleh salah satu LSM, namun kemudian hilang tanpa kejelasan.

“Dulu sempat kami dengar kasus ini sudah pernah dilapor ke pihak berwenang. Tapi entah kenapa tiba-tiba senyap. Terakhir katanya sudah selesai, tapi kami heran — selesai bagaimana? Tidak ada hasil atau penjelasan ke masyarakat,” ujar RD.

Melihat lemahnya tindak lanjut di tingkat daerah, mahasiswa akhirnya mengambil inisiatif melaporkan kembali kasus yang sama ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi. Mereka berharap, di bawah kepemimpinan Kepala Kejati Jambi yang baru, penanganan kasus dapat dilakukan secara transparan dan tuntas.

“Apalagi saat ini Kejati Jambi sudah berganti pimpinan. Kami berharap Kejati yang baru dapat menuntaskan persoalan ini dan membuktikan bahwa hukum benar-benar tegak di Jambi,” tegas mahasiswa.

Mahasiswa juga menyatakan, jika laporan ini kembali tidak menunjukkan perkembangan, mereka siap membawa kasus tersebut ke Kejaksaan Agung (Kejagung) RI agar mendapat perhatian di tingkat pusat.

Baca Juga :  Kejati Jambi Usut 5 Kasus Dugaan Korupsi, Penggunaan Kawasan Hutan oleh Petro China

“Kami tidak segan-segan melapor ke Kejagung jika Kejati tidak menindaklanjuti. Ini murni karena rasa cinta terhadap daerah kami dan bentuk keprihatinan terhadap praktik KKN yang terus berulang,” lanjutnya.

Selain itu, mahasiswa mendesak Kejati Jambi untuk mengusut tuntas semua pihak yang terlibat, termasuk apabila ditemukan adanya unsur cawe-cawe dari oknum Inspektorat maupun Kejari Merangin.

“Kami meminta Kejati baru untuk bertindak tegas. Jika terbukti ada cawe-cawe di Merangin, baik dari Inspektorat maupun Kejari, kami minta Kejati Jambi mengusut tuntas semua pelaku tanpa pandang bulu. Tidak boleh ada yang kebal hukum,” tegasnya lagi.

Mahasiswa menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, demi terwujudnya penegakan hukum yang bersih dan transparan di Kabupaten Merangin.

Komentar Anda Terkait Berita Ini?

Berita Terkait

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”
Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum
Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik
Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”
Dana Kesehatan Diduga Disunat, DEMA PTKIN SE-INDONESIA Bawa Kasus BOK Muaro Jambi ke Kejagung RI
1 Tahun Kepemimpinan Maulana-diza,Puluhan mahasiswa dan pemuda menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Jambi.
Dana Siluman 57 Milyar Pada APBD Jambi 2026: Pelanggaran Hukum dan Pengkhianatan Mandat Rakyat
Mhd Iidfi Hanif: HUT Ke-69 Jambi Harus Jadi Momentum Evaluasi dan Keberpihakan pada Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:53 WIB

“Skandal Dana DAK Mengemuka: Gubernur Jambi di Tengah Pusaran Pertanyaan Publik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Jambi dan Bayang-Bayang Kasus DAK: Transparansi yang Diuji di Panggung Hukum

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:03 WIB

Aktivis Jambi: Penyebutan Gubernur Jambi Al Haris dalam Persidangan Korupsi DAK Rp21,8 Miliar Harus Dijelaskan ke Publik

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:35 WIB

Satu Tahun Al-Haris di Periode ke 2, “Ketika Beton Lebih Cepat Tumbuh Daripada Lapangan Kerja, Ada Yang Salah Dengan Arah Pembangunan Jambi.”

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:57 WIB

1 Tahun Kepemimpinan Maulana-diza,Puluhan mahasiswa dan pemuda menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Jambi.

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:24 WIB

MAHASISWA JAMBI LAPORKAN DINKES TANJAB TIMUR KE KEMENKES, TERKAIT PELANGGARAN PENGELOLAAN LIMBAH B3 DI PUSKESMAS

Minggu, 11 Januari 2026 - 00:19 WIB

Dana Siluman 57 Milyar Pada APBD Jambi 2026: Pelanggaran Hukum dan Pengkhianatan Mandat Rakyat

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:23 WIB

Mhd Iidfi Hanif: HUT Ke-69 Jambi Harus Jadi Momentum Evaluasi dan Keberpihakan pada Rakyat

Berita Terbaru